Tahun 2995 ilmu pengetahuan
mengalami kemajuan pesat. Berbagai penemuan baru menjamur di berbagai belahan
duna. Robot-robot, alat teleportasi, mutasi gen yang menciptakan mutan, dan
bahan kimia yang memberikan dampak besar bagi lingkungan. Hanya dalam waktu
setahun telepon sudah tidak dipakai lagi karena adanya teknologi telepati,
alat-alat transportasi pun telah digantikan oleh teleportasi. Kasus cacat lahir
mendekati angka nol karena dilahirkan dengan pupuk dan bibit terbaik. Begitu
pula dengan pekerjaan berat yang dilakukan oleh mutan-mutan yang diciptakan
oleh mutasi genetik. Saat itu, ilmu pengetahuan adalah dewa bagi manusia.
Apapun dapat dilakukan dengan ilmu pengetahuan. Bahkan yang dulu ketika abad 21
disebut mustahil, sekarang menjadi hal yang dapat dilakukan oleh semua orang.
Empat tahun
berlalu, ketika ilmu pengetahuan dapat menjawab segala hal yang ada di muka
bumi. Hal itu terjadi hanya dalam kejapan mata. 31 Desember 2999 ketika semua
orang sedang merayakan tahun baru yang ke 2999 kalinya. Tiba-tiba secara
serentak mutan-mutan, serta robot-robot yang diciptakan oleh manusia melupakan
kulitya. Mereka menghianati dan mulai menyerang manusia. Terlihat di surat
kabar terakhir pada esok pagi harinya, “AKHIR BAGI RAS MANUSIA”.
Manusia yang
bertahan dari hari tersebut berkumpul dalam koloni. Kota yang mereka tinggali
menggunakan radiasi yang mencegah monster-monster masuk ke dalam. Berbagai
senjata mereka gunakan untuk bertahan hidup dan mempertahankan kelanjutan
keturunannya. Dengan harapan suatu saat nanti, kemenangan akan diraih oleh ras
manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar